Tampilkan postingan dengan label Sebelum UAS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sebelum UAS. Tampilkan semua postingan

Minggu, 11 Januari 2015

APLIKASI INTERNET UNTUK BISNIS

A.    Internet dan E-business
membawa perubahan cukup besar terhadap bisnis dan melahirkan istilah yang disebut e-business. Kotler (2003) mendefinisikan e-business sebagai “penggunaan alat dan platform elektronis untuk melaksanakan bisnis perusahaan”. Secara lebih jelas, O’Brien (2001) mendefinisikannya sebagai “Penggunaan teknologi-teknologi internet untuk menghubungkan dan memberdayakan proses bisnis, perdagangan elektronis, dan komunikasi serta kolaborasi di dalam sebuah perusahaan dan dengan para pelanggan, pemasok, dan mitra bisnis yang lain”. e-business adalah kegiatan bisnis yang dilakukan secara otomatis dan semiotomatis dilakukan dengan menggunakan teknologi elektronik. E-business memungkinkan suatu perusahaan untuk berhubungan dengan sistem pemrosesan data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel. E-business juga banyak dipakai untuk berhubungan dengan suplier dan mitra bisnis perusahaan, serta memenuhi permintaan dan melayani kepuasan pelanggan secara lebih baik.
Penggunaan sehari-hari, e-business tidak hanya menyangkut perdagangan elektronik atau e-commerce saja. Dalam hal ini, e-commerce lebih merupakan sub bagian dari e-business, sementara e-business meliputi segala macam fungsi dan kegiatan bisnis menggunakan data elektronik, termasuk pemasaran Internet. Sebagai bagian dari e-business, e-commerce lebih berfokus pada kegiatan transaksi bisnis lewat www atau Internet. Dengan menggunakan sistem manajemen pengetahuan, e-commerce mempunyai goal untuk menambah revenu dari perusahaan.
E-business berkaitan secara menyeluruh dengan proses bisnis termasuk value chain: pembelian secara elektronik (electronic purchasing), manajemen rantai suplai (supply chain management), pemrosesan order elektronik, penanganan dan pelayanan kepada pelanggan, dan kerja sama dengan mitra bisnis. E-business memberi kemungkinan untuk pertukaran data di antara satu perusahaan dengan perusahaan lain, baik lewat web, Internet, intranet, extranet atau kombinasi di antaranya.
Sebagaimana tersirat dalam definisi e-business di atas, e-business mencakup tiga bagian yaitu system komunikasi dan kolaborasi, perdagangan elektronis, dan system bisnis internal.
1.      System Komunikasi dan Kolaborasi
Di dalam system komunikasi dan kolaborasi perusahaan, para anggota tim kerja dapat melakukan koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dengan menggunakan teknologi seperti surat elektronis, system chat, dan bahkan videokonferensi. Perlu diketahui:
a.      Koordinasi berarti menyelaraskan setiap usaha yang dilakukan masing-masing individu dalam suatu kelompok kerja
b.      Komunikasi berarti berbagi informasi. Dan
c.       Kolaborasi berarti bekerja sama dalam melaksanakan suatu tugas atau proyek.
2.      Sistem Bisnis Internal
Sistem bisnis internal digunakan untuk melayani proses dan bisnis secara internal. Dengan menggunakan system seperti ini, seorang manajer yang sedang berpergian dapat mengakses basis data perusahaan yang terdapat pada server dengan mudah. Beberapa hal lain yang bisa ditangani melalui system bisnis internal adalah sebagai berikut:
a.      Pemrosesan transaksi secara internal; misalnya pesanan penjualan dapat dimasukan oleh pemasar dari jarak jauh.
b.      Portal perusahaan, yaitu sarana informasi berbasis web yang ditujukan secara khusus untuk pegawai perusahaan berangkutan.
c.       Pemantauan aktivitas dalam perusahaan.
d.      Pengendalian proses.
e.      System pendukung manajemen.

3.   Perdagangan Elektronis
Perdagangan Elektronis atau e-commerce adalah segala bentuk kegiatan pembelian dan penjualan, pemasaran produk, jasa, dan informasi yang di lakukan secara elektronis. Domain e-commerce berupa B2B, B2C, C2B, dan C2C.      
a.      Business-to-Business (B2B)
   B2B menyatakan bentuk jual-beli produk atau jasa yang melibatkan dua atau beberapa perusahaan dan dilakukan secara elektronis. Umumnya perusahaan-perusahaan yang terlibat adalah pemasok, distributor, pabrik, took, dll. Kebanyakan transaksi berlangsung secara langsung antara dua system. Model seperti ini telah banyak diterapkan. Misalnya, yang terjadi antara wal-mart dan para pemasoknya. Keuntungan B2B yaitu Mempercepat transaksi antara penjual dan pembeli, menurunkan biaya transaksi kedua belah pihak, menciptakan pasar baru tanpa dibatasi oleh wilayah geografis, meningkatkan komunikasi dan kolaborasi antara penjual dan pembeli.

b.   Business-to-Consumer (B2C)
   B2C adalah bentuk jual-beli produk Yang melibatkan perusahaan penjual dan konsumen akhir yang dilakukan secara elektronis, perusahaan-perusahaan terkenal yang melayani B2C antara lain adalah Dell (www.dell.com), Cisco (www.cisco.com), dan Amazon (www.amazon.com).
Situs    Jenis Produk
www.amazon.com    Barang: buku,music,video,
Permainan,barang elektronik
www.dell.com    Barang:Komputer dan periferal
www.cisco.com    Barang: Peralatan jaringan
www.drugstore.com    Barang:Kesehatan dan kecantikan

B2C banyak diminati oleh para pemakai Internet karena pembelian produk dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Selain itu, umumnya harga produk lebih murah dan konsumen bisa membayar dengan kartu seperti Master Card atau Visa Card.

c.    Consumer-to-Consumer (C2C)
           Comsumer-to-consumer (C2C) atau terkadang disebut person-to-person (Ebert dan Griffin, 2003) menyatakan model perdagangan yang terjadi antara konsumen dengan konsumen yang dilakukan secara elektronis. Situs seperti eBay (www.eBay.com ) menyediakan sarana yang memungkinkan orang-orang dapat menjual atau membeli barang di antara mereka sendiri.

d.   Consumer-to-Business (C2B)
           Beberapa situs telah berinisiasi untuk mendukung bisnis yang berbasiskan konsumen ke pebisnis (Consumer-to-business atau C2B). sebagai contoh, Preceline.com merupakan situs yang memungkinkan seseorang menjual rumah ke perusahaan ini. Dalam hal ini, internet dapat digunakan sebagai sarana untuk negosiasi.

B.   Intranet dan Extranet
intranet adalah sebuah jaringan komputer berbasis protokol TCP/IP seperti internet hanya saja digunakan dalam internal perusahaan, kantor, bahkan warung internet (WARNET) pun dapat di kategorikan Intranet. Antar Intranet dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya melalui sambungan Internet yang memberikan tulang punggung komunikasi jarak jauh. Akan tetapi sebetulnya sebuah Intranet tidak perlu sambungan luar ke Internet untuk berfungsi secara benar. Intranet menggunakan semua protocol TCP/IP Protokol TCP/IP, alamat IP, dan protokol lainnya), klien dan juga server. Protokol HTTP dan beberapa protokol Internet lainnya (FTP, POP3, atau SMTP) umumnya merupakan komponen protokol yang sering digunakan. sebuah intranet dapat dipahami sebagai sebuah “versi pribadi dari jaringan Internet”, atau sebagai sebuah versi dari Internet yang dimiliki oleh sebuah organisasi.
Jika sebuah badan usaha / bisnis / institusi mengekspose sebagian dari internal jaringannya ke komunitas di luar, hal ini di sebut ekstranet. Memang biasanya tidak semua isi intranet di keluarkan ke publik untuk menjadikan intranet menjadi ekstranet. Misalnya kita sedang membeli software, buku dll dari sebuah e-toko, maka biasanya kita dapat mengakses sebagian dari Intranet toko tersebut. Badan usaha / perusahaan dapat memblokir akses ke intranet mereka melalui router dan meletakan firewall. Firewall adalah sebuah perangkat lunak / perangkat keras yang mengatur akses seseorang kedalam intranet. Proteksi dilakukan melalui berbagai parameter jaringan apakah itu IP address, nomor port dll. Jika firewall di aktifkan maka akses dapat dikontrol sehingga kita hanya dapat mengakses sebagian saja dari Intranet perusahaan tersebut yang kemudian dikenal sebagai extranet.
Sedangkan Extranet atau Ekstranet adalah jaringan pribadi yang menggunakan protokol internet dan sistem telekomunikasi publik untuk membagi sebagian informasi bisnis atau operasi secara aman kepada penyalur (supplier), penjual (vendor), mitra (partner), pelanggan dan lain-lain.
Extranet dapat juga diartikan sebagai intranet sebuah perusahaan yang dilebarkan bagi pengguna di luar perusahaan. Perusahaan yang membangun extranet dapat bertukar data bervolume besar dengan EDI (Electronic Data Interchange), berkolaborasi dengan perusahaan lain dalam suatu jaringan kerjasama dan lain-lain.

C.     Nilai Bisnis Internet
Dewasa ini banyak perusahaan yang memanfaatkan situs – situs perdagangan elektronik. Berbagai alasan yang mendasari langkah tersebut adalah sebagai berikut:
1. Menghasilkan pendapatan baru melalui penjualan online.
2. Memperkecil biaya melalui penjualan dan dukungan pelanggan secara online.
3. Menarik pelanggan baru melalui pemasaran dan iklan web dan penjualan secara online.
4. Meningkatkan loyalitas pelanggan lama melalui peningkatan layanan dan dukungan web.
5. Mengembangkan pemasaran dan saluran distribusi yang baru yang berbasis web untuk produk – produk sekarang.
6. Membuat produk – produk baru agar segera bisa diakses melalui web Sekarang ini banyak perusahaan – perusahaan yang membuat situs untuk mendukung pembelian produk – produk mereka secara online untuk meningkatkan penjualan selain melalui toko – toko konvensional mereka.

D.    Organisasi Virtual
Dukungan internet untuk bisnis ahirnya melahirkan organisasi yang dikenal dengan sebutan organisasi virtual ( Virtual Organization ). Yang dimaksud dengan organisasi virtual adalah suatu jaringan organisasi yang independen yang dihubungkan melalui tehnologi informasi dengan tujuan untuk mengekploitasi peluang pasar dengan berbagai keterampilan, biaya, dan akses pasar. Organisasi seperti ini biasa beroprasi berdasarakan proyek, namun ada juga yang beroprasi secara permanen. Umumnya organisasi seperti ini memiliki sedikit sekali pegawai tetap dan fasilitas administrasi secukupnya saja. Ketika mendapat proyek baru, organisasi akan menghimpun berbagai daya dari organisasi-organisasi mitra kerjanya.
Global Research Consortium ( GRC ) merupakan contoh organisasi virtual. Perusahaan ini menawarkan layanan penelitian dan konsultasi kepada perusahaan-perusahaan yang berbisnis di Asia dengan hanya memiliki tiga pegawai tetap. Ketika ada proyek baru, organisasi ini akan melakukan subkontrak pekerjaan kepada beberapa konsultan dan peneliti independen yang telah memiliki hubungan dengannya.

E.    E-Intermediary
            E-commerce melahirkan pula perantara yang berbasis internet dan dikenal dengan sebutan e-intermediary. E-intermediary (Ebert dan Griffin, 2003) adalah para anggota saluran distribusi internet yang melakukan salah satu atau dua fungsi berikut:
1.      Mereka mengumpulkan informasi tentang para penjual dan menyajikanya dalam bentuk yang praktis kepada para konsumen
2.      Mereka membantu menyalurkan produk-produk internet ke konsumen.
Tiga macam e-intermediary yang terkenal saat ini yaitu penjual bersindikat (syndicated seller), agen pembelanjaan (shopping agent), dan makelar bisnis-ke-bisnis (business-to-business broker).

F.    Penjual Bersindikat
            Penjual bersindikat adalah sebuah situs web yang menawarkan hubungan kepada konsumen ke situs-situs web lain dan atas jasa ini web yang menghubungkan ke web lain akan mendapatkan komisi. Hubungan dibentuk melalui iklan (banner ad) yang dipampangkan dalam halaman web. Konsumen akan dihubungkan ke web bersangkutan sekiranya mengklik gambar iklan tersebut. Sebagai contoh, banyak situs yang menayangkan iklan dari toko buku online Amazon.com

G.    Agen Pembelanjaan
Agen pembelajaan atau lebih dikenal dengan e-agent, merupakan suatu situs yang membantu para konsumen dengan memberikan kemudahan untuk mendapatkan informasi yang diperlukan konsumen dalam rangka membuat keputusan membeli.
1. Perantara seperti ini umumnya tidak memiliki produk sendiri yang dijual.
2. Fokus perantara seperti ini adalah menyediakan informasi dari sejumlah situs lain yang menjual produk yang dicari oleh konsumen.
3. Sebagai contoh adalah PriceSCAN ( www.pricescan.com) yang merupakan e-agent untuk mencari informasi tentang komputer dan berbagai produk lain beserta harganya, atau Travelocity (www.travelocity.com) adalah e-agent yang memungkinkan seseorang memesan tiket pesawat terbang ataupun memesan kamar hotel.

H.    Makelar Bisnis-ke-Bisnis
Seperti halnya e-agent, makelar B2B tidak memiliki produk sendiri untuk dijual. Makelar B2B menyediakan sarana komunikasi antar pelaku bisnis. Sebagai contoh adalah Edfex ( www.edfex.com) yang menyediakan informasi-informasi terkini mengenai produk dan harga yang berasal dari pemasuk maupun konsumen yang lain.

I.    M-commerce dan Teknologi WAP
M-commerce (Mobile commerce) dikenal sebagai generasi berikutnya dari e-commerce. Jika e-commerce secara umum menggunakan perangkat PC untuk mendorong transformasi bisnis yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi tanpa dibatasi dimensi waktu (dengan masih dibatasi kebebasan lokasi), maka m-commerce mencoba menjadi solusi untuk menyediakan tingkat pelayanan yang lebih baik dalam memfasilitasi transaksi dengan menghilangkan sebanyak mungkin keterbatasan yang terkait dengan lokasi. M-commerce adalah segala bentuk tranksaksi penjualan dan pembelian produk yang dilakukan melalui perangkat bergerak seperti telepon seluler atau PDA. Dengan menggunakan peralatan ini, pemakai dapat mengakses Internet tanpa memerlukan PC, sehingga tranksaksi bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Beberapa produk dan service dari M-commerce diantaranya ialah mobile vouchers, mobile banking, mobile payment, mobile ticketing, dll.

Mobile Ticketing
Pada prinsipnya mobile ticketing menggunakan media perangkat bergerak seperti handphone atau pda, untuk menggantikan tiket konvensional seperti kertas dan plastik. Aplikasi mobile ticketing sendiri dapat digunakan pada beberapa kegiatan, misalnya pembelian tiket pesawat atau kereta api on-line, tiket konser, tiket bioskop, dll.
Untuk penggunaan tiket dari sistem mobile ticketing, konsumen harus melalui beberapa tahapan, diantaranya :
1. Pembelian tiket (mobile purchasing)
Pembelian tiket untuk aplikasi mobile ticketing dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu pembelian on-line lewat internet, ataupun lewat SMS (Short Message Service) dengan cara mengirimkan kode-kode tertentu dari tiket yang akan dibeli. Sedangkan untuk pembayarannya bisa menggunakan credit card ataupun direct operator billing.
2. Pengiriman tiket (mobile ticket delivery)
Untuk pengirimannya bisa dalam 2 bentuk, yaitu dalam bentuk teks yang memanfaatkan teknologi SMS, dan biasanya berisi kode tiket. Sedangkan yang kedua dalam bentuk gambar dengan memanfaatkan teknologi MMS, dan biasanya berbentuk barcode.
3. Pembacaan tiket (mobile ticket scanning)
Biasanya untuk pemeriksaan tiket yang berbasiskan teks tidak memerlukan alat scan untuk membaca datanya, tapi untuk tiket yang berbasiskan gambar (barcode), maka dibutuhkan alat bantu scan untuk membaca datanya. Untuk barcode 1-Dimensi / liniear menggunakan teknologi laser scanners, sedangkan untuk barcode 2 Dimensi menggunakan teknologi CCD ( color capture device ).
4. Validasi Tiket (mobile ticket validation)
Hampir sebagian besar tiket konvensional untuk proses validasinya tidak memerlukan koneksi terhadap komputer server. Sedangkan untuk proses validasi pada sistem mobile tikecting, memerlukan koneksi ke server. Koneksi diperlukan untuk membuktikan keaslian tiket tersebut dan memeriksa apakah tiket tersebut sudah pernah digunakan sebelumnya.

Teknologi WAP
Teknologi yang mendasari M-commerce adalah WAP (Wireless Application Protocol). WAP adalah suatu standar yang dibuat oleh Industriindustri yang tergabung dalam WAP Forum yang bertujun untuk memudahkan komunikasi internet dan layanan –layanan lainnya pada klien yang menggunakan peranti nirkabel (tanpa kabel). Dengan adanya WAP, kebutuhan-kebutuhan khusus akan jaringan nirkabel yang memungkinkan pelaku komunikasi dapat bergerak bebas menjadi terpenuhi.

Proses kerja WAP secara garis besar dapat dilihat pada Gambar diatas. User berkomunikasi dengan WAP Gateway dengan mengirimkan permintaan WAP dalam format WAP. Permintaan WAP tersebut kemudian ditranslasikan menjadi permintaan HTTP, yang kemudian dikirimkan ke server HTTP. Setelah itu Web Server akan memproses permintaan dari user tersebut.
WAP Gateway menyampaikan permintaan dari user (permintaan WAP) dalam bentuk WML (sebagai permintaan HTTP). WML (Wireless Markup Language) adalah bahasa semacam HTML yang lebih sederhana dan terdefinisi secara lebih baik

Sumber: http://dewidamayanti1a.blogspot.com/2012/12/aplikasi-internet-untuk-bisnis.html

Selasa, 16 Desember 2014

EVALUASI APLIKASI E BUSSINES


Desain Tampilan
Desain tampilan dalam sebuah website memiliki peran penting. Karena hal inilah yang pertama kali menjadi fokus utama user saat mengunjungi sebuah halaman website. Pada tahap ini ada tiga hal yang akan ditulis dalam menganalisis berkenaan dengan desain tampilan website Universitas Muhammadiyah Magelang, yaitu :
1.      Kesesuaian Penggunaan Warna Tampilan
Pemakaian warna dalam website UMMagelang ini kurang menarik. Karena tampilan pada website ini menggunakan warna yang tidak full colour.
Padahal semakin baik pemakaian keseuaian warna, maka semakin baik website tersebut, dan menarik perhatian bagi user. Pada Tampilan Website UMMagelang ini menggunakan perpaduan warna latar luarnya yaitu warna biru, dan memakai tekstur design coklat dan putih dibagian backgroundnya, dan dibagian informasi berwarna putih.
Untuk menarik perhatian bagi user seharusnya tampilan warna latar, background dan yang lainnya harus disepadankan atau full colour.
2.      Kesesuaian penggunaan font
Pemakaian huruf juga penting dan berpengaruh dalam sebuah website. Pada website ini pemakaian font yang ada terasa nyaman untuk dilihat. Keselarasan warna background dengan font amat diperhitungkan dalam pembuatan website ini. Jika background berwarna putih maka font yang digunakan berwarna hitam (yang dominan), Link yang ditampilkan berwarna putih sehingga masuk pada background berwarna biru.
3.      Link dan Navigasi
Pada tampilan awal website, terdapat banyak tab-tab seperti Home , Profil, Akademis, Kemahasiswaan, PMB.
Dalam website ini berfungsi untuk menampilan seluruh informasi mengenai Universitas Muhammadiyah Magelang.
Berikut tampilan secara keseluruhan dari tampilan halaman utama pada website ini.


   
Isi dan Informasi
Isi dan informasi merupakan hal penting dalam sebuah website. Karena, hal inilah yang dicari dan dibutuhkan oleh user. Semakin update, baik, dan bermanfaat bagi user maka semakin baik sebuah website tersebut. Ada tiga hal yang ditulis dalam menganalisis pada tahap ini, meliputi :
1.      Update data dan informasi
Karena tujuan awal dari website ini sebagai media untuk mengenal Universitas Muhammadiyah Magelang secara menyuluruh maka harus diberikan update informasi terutama di menu Spotlite dan News.
2.      Layanan website
DI dalam web Universitas Muhammadiyah Magelang ini terdapat layanan layanan yang dapat memudahkan kita lebih mengenal tentang universitas Gunadarma.
a.       Home
Yaitu menjelaskan tentang Universitas Muhammadiyah Magelang yaitu home, fasilitas dan pelayanan, penerimaan mahasiswa baru, fakultas-fakultas, Badan Penjaminan Mutu, Webmail.
b.      Profil
Yaitu menjelaskan program program pendidikan yang ada di Universitas Muhammadiyah Magelang yaitu Visi dan misi, Tujuan, Video Profil, BPH Universitas, Pimpinan Universitas, Unit Pelaksana Universitas.
c.       Academis
Yaitu menjelaskan fakultas apa saja yang ada di Universitas Muhammadiyah yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas KIP, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Agama Islam.
d.      Kemahasiswaan
Untuk menjelaskan perpustakaan apa yang terdapat didalamnya yaitu Organisasi mahasiswa, Prestasi Mahasiswa, Unit Kegiatan Mahasisawa.
e.       PMB
Untuk menjelaskan struktur institusi yang ada di Universitas Gunadarma yaitu jadwal pendaftaran, pendaftaran fikes, syarat pendaftaran, prosedur dan daftar ulang, dan peta kampus.

Untuk melihat link website yaitu : http://876fm.com/ummgl.ac.id//index.php/component/option,com_frontpage/Itemid,1/

PEMBAYARAN ELEKTRONIK - ONLINE


Teknologi Pembayaran Elektronik

Teknologi pembayaran elektronik adalah suatu transaksi antara penjual dengan pembeli produk atau barang yang dilakukan melalui media elektronik (yang biasa disebut E-Payment). Dengan semakin berkembangnya zaman yang dengan meningkatnya teknologi yang semakin canggih serta pihak penjual atau perusahaan yang berusaha memberikan pelayanan yang prima kepada konsumen dengan memberikan kemudahan dalam bertransaksi tanpa bertemu langsung (face to face). Ada beberapa jenis sistem pembayaran elektronik :
1.      Pembayaran menggunakan Kartu Kredit 
Kartu kredit tidak hanya digunakan dalam transaksi face to face saja tetapi sekarang sudah dapat digunakan dalam melakukan transaksi melalui internet. Kartu kredit adalah sebuah kartu yang dapat diperoleh dari bank dan dapat digunakan oleh pengguna untuk membeli barang – barang serta pelayanan tertentu secara hutang.
Kartu kredit sudah digunakan sebagai sistem pembayaran yang memudahkan dalam bertransaksi karena sebagian besar bisnis online telah menggunakan sistem pembayaran dengan kartu kredit. Dengan sistem pembayaran kartu kredit, pelanggan tidak perlu repot untuk pergi ke bank, mengantri untuk mengirim uang atau pun ke mesin ATM untuk melakukan transfer, tetapi pelanggan dapat langsung melakukan pembayaran secara online dengan kartu kredit.
Kartu Kredit memungkinkan pelanggan untuk menunda tagihan mereka, namun akan menambah denda yang harus mereka bayar nantinya.
Contohnya :
Jika transaksi atau pembelian barang dengan kartu kredit terjadi  sebelum tanggal 31 Januari dan sebelum Februari maka tidak dikenakan bunga.
2.      Pembayaran menggunakan Smart Card
Smart card merupakan sebuah kartu yang memiliki perangkat chip kecil yang tertanam di dalamnya. Smart card harus dimasukkan ke smart card reader dengan koneksi langsung ke komputer. Pemindahan perintah, data, dan status kartu menggunakan kontak fisik ini.
Smart card secara sederhana merupakan sebuah kartu plastik yang pada umumnya seukuran kartu kredit, dan mempunyai microchip di dalamnya. Microchip tersebut dapat berupa  microprocessor yang dilengkapi dengan  internal memory, atau hanya berupa  microchip memory saja, sehingga dapat diprogram untuk menjalankan program atau menyimpan informasi.
Contohnya : Sistem pembelian tiket bioskop yang sebelumnya melakukan proses transaksi dengan cara manual, yaitu membarikan uang ke petugas kasir secara langsung membutuhkan waktu yang lebih lama sehingga menimbulkan antrian. Untuk menghindari hal tersebut maka diperlukan sistem pembayaran yang proses transaksinya bisa dilakukan tanpa harus menggunakan uang tunai, untuk memperlancar proses transaksi serta pemilihan bangku secara online yaitu dengan menggunakan smart card.
3.      Pembayaran dengan Electronic Cash
E-cash merupakan salah satu dari “electronic payment” yang sekarang ini sangat banyak digunakan.  E-cash merupakan gambaran dari simbol electronik  yang memiliki nilai (bit dan byte) seringkali digunakan dalam transaksi barang dan jasa.  E-cash dipublikasikan oleh institusi legal, perusahaan dan  organisasi.  E-cash biasanya memiliki keterbatasan penerimaan (bergantung seberapa besar publisher market-nya). Uang elektronik memiliki nilai tersimpan (stored-value) atau prabayar (prepaid) dimana sejumlah nilai uang disimpan dalam suatu media elektronik yang dimiliki seseorang. Nilai uang dalam E-cash akan berkurang pada saat konsumen menggunakannya untuk pembayaran. E-cash dapat digunakan untuk berbagai macam jenis pembayaran (multi purpose) dan berbeda dengan instrumen single purpose seperti kartu telepon.
E-cash yaitu sistem pembayaran yang mengandung tanda tangan digital dan di pasang kunci untuk menjaga keamanan proses pembayaran.
Contoh e-cash adalah ecash.com, cybercash.com, dan lain-lain.
4.      Pembayaran dengan E-wallet
Adalah mata uang digital dan hanya bisa dicairkan melalui rekening bank atau ATM. E-Wallet merupakan dompet elektronik yang kini mulai banyak dirasakan manfaatnya oleh pengguna. E-Wallet ini mendukung penggunanya untuk melakukan transaksi melalui rekening bank.
Sehingga, yang dibayarkan bukanlah berupa uang tunai, tetapi menyerupai pembayaran seperti halnya kartu kredit. Bank yang mendukung sistem E-Wallet ini harus telah mendukung sistem online dalam transaksi yang akan dijalankan oleh pembeli dan penjual.
Pembayaran dilakukan dengan menyimpan nomor kartu kredit anda ke hardisk dalam kondisi terenkripsi dengan aman. Pembelian dilakukan pada situs web yang mendukung e-wallet tersebut. Pada saat tombol “pay” ditekan maka proses pembayaran melalui kartu kredit akan dilakukan transaksinya secara aman oleh server perusahaan e-wallet.
Contohnya : Pembayaran transaksi pada toko online. Pembayaran dengan cara ini memudahkan dalam pembelian antar negara, karena tidak smua bank dapat mentransfer uang secara langsung dari satu bank ke bank lainnya.
5.      Pembayaran dengan Micropayment
Adalah salah satu alternatif pembayaran elektronik  dengan pembayaran melalui internet ataupun media lain, dilakukan untuk jumlah uang yang relatif kecil dan intensitas transaksi yang tinggi. Beberapa alasan penggunaan alat pembayaran dengan micropayment adalah sebagai berikut :
a.       Transaksi yang dilakukan lebih praktis dan fleksibel karena tidak membutuhkan pembayaran dengan cash.
b.      Transaksi dapat dilakukan dimana saja secara mobile.
c.       Waktu transaksi lebih efisien
d.      Banyak transaksi yang dapat dilakukan misal pembayaran berbagai macam tagihan rekening misalnya ; telepon, internet, listrik, perbankan, dll.
Ada berbagai macam alat pembayaran dengan micropayment yaitu : Mobile Payment, Mobile Banking, dan sebagainya.
Contohnya : pembayaran biaya download mp3 dari mp3 server, dengan menggunakan kartu kredit tidak efisien dan memerlukan biaya yang besar karena harus dilakukan berulang kali.
Teknologi pembayaran elektronik atau E-payment memiliki berbagai manfaat, diantaranya :
a.       Meningkatkan efisiensi pembayaran.
b.      Meningkatkan loyalitas konsumen
c.       Meningkatkan efektivitas dan efisiensi waktu.
d.      Memberikan kemudahan pembayaran dan perluasan media pembayaran.

1. Paypal
PayPal adalah salah satu alat pembayaran (Payment procesors) yang memakai media internet dan sudah sangat banyak digunakan serta dikenal luas. bisa dikatakan sangat trusted / terpercaya serta aman. Paypal dipakai untuk menerima, mentransfer dana, jual beli barang, shopping online, memberikan dan menerima sumbangan, dan jangkauannya pun lintas negara. Siapa sih yang tidak tahu paypal?
Semua orang yang aktif di bisnis online dan suka bertransaksi via internet pasti paling tidak pernah mendengar paypal. Transaksi paypal sangat cepat dan aman sehingga kita tidak perlu khawatir akan ditipu dsb karena metode pembayaran satu ini telah berlisensi dunia. Memakai paypal tak ubahnya seperti rekening bank, namun pencairan uang memakai rekening bank biasanya memakan waktu lama serta dipotong biaya administrasi disana sini. PayPal mengatasi kekurangan dalam pengiriman uang tradisional seperti Cek atau Money order. Perlu diperhatikan, untuk mendaftar paypal anda harus memiliki kartu kredit dulu. karena jika akun paypal tidak diverifikasi memakai kartu kredit, fiturnya akan sangat dibatasi. Tapi kalau benar2 kesulitan untuk mendapatkan kartu kredit, anda masih bisa menggunakan VCC (Virtual credit card) untuk verifikasinya. Ga mahal kok, dengan biaya 70 ribuan rupiah anda sudah bisa memverifikasi akun paypal anda sehingga bisa dipakai secara maksimal. lebih lanjut tentang cara mendaftar paypal bisa dilihat disini.
2. Alertpay
Fungsi alertpay sama dengan paypal yaitu untuk bertransaksi secara online. Bedanya, AlertPay tidak membutuhkan kartu kredit untuk verifikasi. Verifikasi dilakukan dengan menggunakan kartu identitas dan dokumen yang pernah dikirim ke alamat Anda misalnya: tagihan telepon, tagihan listrik atau yang lain. Untuk biaya pendaftaran, AlertPay tidak membebani Anda dengan biaya pendafatran alias Anda bisa daftar gratis di AlertPay.

Ada 3 jenis account yang disediakan AlertPay yaitu Personal Starter, Personal Pro dan Busines. kesemua account tersebut bisa dibuat dengan gratis. Namun Perbedaanya adalah jika Anda mendaftar untuk account AlertPay Personal Starter, Anda tidak bisa menerima pembayaran melalui kartu kredit. Tapi anda masih bisa menerima pembayaran dari sesama pengguna AlertPay. Penarikan uang tidak bisa melalui kartu kredit hanya bisa dilakukan melalui transfer bank atau cek. Sedangkan untuk account Personal Pro atau Business Anda bisa menerima pembayaran dari kartu kredit atau pun dari sesama pengguna AlertPay. Penarikan dana pun bisa dilakukan dengan kartu kredit, transfer bank, atau cek. Hal yang perlu dicermati bahwa penggunaan alertpay tidak sepopuler paypal.

3. Liberty Reserve
Liberty Reserve merupakan salah satu e-currency yang 100% dibackup oleh U.S. dollars (untuk Account LR-USD), atau oleh Emas (untuk Account LR-gold), dll yang digunakan sebagai alat pembayaran atau alat investasi anda. Liberty Reserve ini terintegrasi dengan suatu metode pembayaran dalam bentuk rekening/account yang beroperasi secara online, Sehingga orang dapat menggunakan Liberty Reserve sebagai pengganti media pembayaran online yang dalam bentuk tunai (uang). Liberty Reserve adalah LEGAL dan memudahkan transaksi di internet.

4. Western Union
Western Union adalah jasa pengiriman uang dari dan ke berbagai negara di dunia. Western Union menggunakan tekologi elektronik yang secara online dan real time menjangkau ke berbagai pelosok / penjuru dunia termasuk Indonesia. Jutaan orang setiap tahun menggunakan WU sebagai jasa kirim / transfer uang karena aman, mudah, cepat dan terpercaya yang telah melayani banyak negara di dunia.
Berikut ini adalah sekelumit keunggulan Western Union dibandingkan dengan jasa pengiriman uang lainnya :
a.       Dalam hitungan detik uang sudah dapat diambil.
b.      Tersebar di sekitar 200 negata dan 170.000 agen.
c.       Aman karena dilengkapi dengan sistem yang aman .
d.      Biaya pengiriman yang terjangkau.
e.       Tidak perlu punya rekening bank atau punya domisili di suatu tempat.
f.       Pada umumnya hanya pengirim uang yang dikenakan biaya. Penerima mungkin hanya membayar ongkos bea materai.
g.      Tidak ada jumlah minimal uang yang dikirim.

5. Cek
Adalah suatu cara pembayaran yang menginstruksikan suatu lembaga keuangan, misalnya bank, untuk membayar sejumlah nilai tertentu dengan mata uang tertentu dari rekening tertentu – milik pemberi instruksi – pada lembaga tersebut. Baik pihak pembayar maupun penerima pembayaran dapat berupa individu maupun badan hukum.

6. Kartu Kredit
Adalah suatu jenis penyelesaian transaksi ritel (retail) dan sistem kredit, yang namanya berasal dari kartu plastik yang diterbitkan kepada pengguna sistem tersebut. Sebuah kartu kredit berbeda dengan kartu debit di mana penerbit kartu kredit meminjamkan konsumen uang dan bukan mengambil uang dari rekening. Kebanyakan kartu kredit memiliki bentuk dan ukuran yang sama, seperti yang dispesifikasikan oleh standar ISO 7810.

7. Bank Lokal
Bank-bank yang bediri di Indonesia masuk dalam kategori bank lokal.  BCA, dan MANDIRI,   adalah beberapa bank lokal yang paling sering dipergunakan untuk transaksi online.

https://www.maxmanroe.com/mengenal-apa-itu-e-payment-dan-bagaimana-konsep-pembayaran-elektronik.html