Kamis, 06 November 2014

Rancangan Konsep Pembangunan E-Bisnis suatu Perusahaan



Nama   : Dewi Nur Hikmawati
NPM   : 13.0102.0105
Prodi   : Akuntansi
KERUPUK RAMBAK
Kemajuan teknologi saat ini khususnya teknologi informasi, mendorong perusahaan untuk menciptakan atau menerapkan teknologi informasi. Sebuah perusahaan harus dapat membuat layanan informasi dan promosi dengan baik untuk menarik perhatian konsumen. Disamping informasi yang akurat, cepat, dan mudah, informasi yang disampaikan harus dikemas dengan menarik.
Kemajuan teknologi informasi ini terlihat semakin pesat pada pengembangan internet khususnya. Di internet ada sebuah website yang digunakan untuk mengenalkan suatu produk atau jasa layanan atau yang disebut dengan promosi sebuah perusahaan kepada para pengguna internet.
Kerupuk rambak milik ibu Marsini ini berdiri sejak tahun 2009, berawal dari hobi ibu marsini yang suka mengkonsumsi kerupuk. Kerupuk rambak ini terletak di Mendak kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang. Kerupuk rambak merupakan perusahaan yang bergerak dibidang produksi. Dimana kerupuk yang ditawarkan dan dijual yaitu dengan berbagai jenis krupuk dari bahan dasar kulit sapi. Dalam pemasaran dan penjualan kerupuk, kerupuk rambak ini masih kurang maksimal. Hal ini dikarenakan produk tersebut masih kurang dikenal oleh masyarakat.
Oleh karena itu, sangat tepat jika e-commerce diterapkan pada perusahaan Kerupuk Rambak untuk menambah daya saing.  Perangkat yang dibutuhkan dalam membuat website berupa hardware atau software adalah sebagai berikut:
A.    Software
1.      Web Server
Sebuah komputer yang dikhususkan untuk menjalankan aplikasi server walaupun ada juga yang menggunakan komputer desktop biasa namun tentu kapasitasnya tidak sebesar komputer yang memang dikhususkan untuk server.
2.      Jaringan Internet
Bandwith internet yang dimiliki harusnya besar dan yang lebih diperhatikan adalah uploadnya bukan downloadnya, biasanya rasio upload dan download 1:1 semakin besar bandwith akan semakin banyak web yang bisa ditanamkan pada sebuah server.
3.      Aplikasi
Untuk membuat website di dalam server harus terinstal sebuah operating system biasanya menggunakan OS khusus server dan berbasis open sources seperti linux. Sedangkan aplikasi standarnya terdiri dari:
a.       HTTPD biasanya disebut APACHE Server yaitu sebuah aplikasi yang mengolah data–data website.
b.      SQL Server untuk mengolah database dan menghubungkannya dengan data html.
c.       PHP adalah aplikasi yang mengolah bahasa PHP agar dapat digunakan pada sebuah webserver.
d.      FTP berfungsi sebagai jalur untuk memasukkan dan mengambil file.
e.       Mail Server berfungsi untuk mengirim maupun mengelola email.

B.     Hardware
1.      Laptop             : Rp 3.500.000
2.      Mouse             : Rp      35.000
3.      Modem           : Rp    300.000
4.      Kamera digital : Rp 2.500.000

Analisis biaya dari pembuatan website adalah sebagai berikut
1.      Pembelian Domain
Domain merupakan alamat dari situs. Contohnya: www.google.com. Harga pertahun berkisar Rp 100.000, dan harus diperpanjang tiap tahunnya.
2.      Server Hosting
Untuk paket shared sebagai paket awal website biasanya harga per tahunnya bisa mencapai Rp 100-200 ribu. Dan apabila website yang dimiliki memiliki traffic yang tinggi, paket hosting bisa bertambah biayanya.
3.      CMS Website
Dalam pembuatan website ada berbagai CMS yang tersedia, ada Wordpress, Blogspot, Joomla. Biayanya tergantung bisa sangat murah dengan memanfaatkan fitur gratisan, atau menggunakan fitur ungulan dan CMS yang profesional.

Langkah-langkah perancangan Website
Untuk membangun sebuah website, diperlukan suatu langkah-langkah persiapan yang secara umum dibagi dalam lima tahap, yaitu:
  1. Merumuskan tujuan membuat website
Berdasarkan isi maupun tujuan, suatu website biasanya dapat digolongkan  menjadi seperti berikut ini:
  1. Website marketing, berfungsi sebagai media presentasi dan pemasaran.
  2. Website customer service, berfungsi sebagai media untuk melayani konsumen.
  3. Website e-Commerce, berfungsi sebagai media transaksi on-line.
  4. Website informasi/berita, berfungsi sebagai media informasi berita
  1. Menentukan isi website
Faktor yang paling penting dalam suatu website adalah isi dari website itu sendiri.  Hal tersebut berkaitan dengan manfaat yang akan diperoleh  pengunjung dari sebuah website.
  1. Menentukan target pengunjung
Meskipun suatu website mempunyai sifat terbuka dalam arti sebuah website bebas         dikunjungi oleh semua orang, namun alangkah baiknya apabila dalam pembuatan website perlu dilakukan gambaran target yang akan dituju oleh sebuah website. Alasan ini lebih didasarkan pada penggunaan hardware dan aplikasi browser yang berbeda dengan setiap pengunjung.
  1. Menentukan struktur website
Struktur website diperlukan untuk memberikan kemudahan dalam mengelola suatu website.  Tentunya struktur tersebut harus disesuaikan dengan isi dari website.  Dengan memiliki struktur yang terorganisasi dengan baik, suatu website akan memberikan kemudahan dalam navigasi, editing dan pemeliharaan website tersebut.
  1. Desain website
Faktor keindahan desain tampilan dari suatu website merupakan salah satu faktor yang paling penting dalam menetukan keberhasilan suatu website, selain faktor kecepatan loadingSuatu situs yang baik memiliki suatu kesatuan desain bisa dikatakan memiliki kesamaan tema dalam halaman-halaman webnya.  Hal ini penting dalam segi estetika maupun segi navigasi.  Kesamaan desain yang biasanya dipertahankan antara lain kesamaan jenis font yang digunakan, warna, tombol navigasi (menu), letak menu dan sebagainya.  Karena itu sangatlah penting bagi seorang web designer untuk mengetahui aturan-aturan  yang berlaku dalam mendesain suatu websiteHal ini diperlukan agar desain dari website yang akan  dibangun tidak terkesan sekedarnya. 

Prinsip-prinsip dasar desain
             Untuk membangun suatu website yang baik, seorang web designer sebaiknya memperhatikan prinsip-prinsip yang ada, terlepas ia mempunyai bakat seni atau tidak.  Adapun prinsip-prinsip yang harus diperhatikan antara lain:
  1. Unik
Yang dimaksud  dengan unik dalam mendesain suatu website adalah kesadaran seorang designer untuk tidak meniru atau menggunakan  karya orang lain.
  1. Komposisi
Untuk memperindah tampilan halaman web, seorang web designer harus betul-betul memahami komposisi, baik bentuk maupun warna yang akan digunakan dalam website yang dibuatnya.
  1. Simple
Banyak dari seorang web designer yang memegang prinsip-prinsip “ Keep it Simple”.  Hal ini ditujukan agar tampilan website terlihat rapi, bersih dan informatif.
  1. Semiotik
Arti semiotik adalah ilmu yang mempelajari tentang tanda-tanda.  Dalam hal ini diharapkan pengunjung dapat dengan dengan mudah dan cepat mengerti  ketika melihat tanda dan gambar yang ada dalam suatu website.
  1. Ergonomis
Ergonomis dalam mendesain website adalah kepunyaan yang akan didapatkan pengunjung dalam membaca dan kecepatan yang akan diperoleh pengunjung dalam mencari informasi. 
  1. Fokus
Fokus adalah hierarki prioritas dari pesan yang akan disampaikan.  Dengan adanya fokus tersebut, diharapkan pengunjung dapat memahami dan menentukan pesan mana yang lebih dahulu harus dibaca atau dilihat.
  1. Konsistensi
Konsistensi adalah pemilihan bentuk atau style yang digunakan pada elemen-elemen perancangan web dan digunakan pada semua halaman website Website yang konsiten akan memberikan identitas tersendiri dan mampu memperlihatkan visi serta misi dari website tersebut
Elemen-elemen desain
Desain grafis khususnya dalam halaman-halaman web terdiri dari beberapa elemen sebagai berikut :
  1. Teks adalah bagian yang paling utama untuk menampilkan informasi
  2. Grafik atau Image merupakan elemen yang dapat membantu menjelaskan informasi.  Dengan penggunaan grafik maupun image orang lebih mudah memahami suatu pesan.
  3. Animasi merupakan sarana untuk menampilkan informasi dengan baik, disamping animasi merupakan daya tarik yang mudah diingat pengunjung.
  4. Video dapat merupakan hasil suatu rekaman dengan kamera video maupun hasil pengolahan dengan komputer.
  5. Suara melengkapi desain web, memberikan efek khusus pada suatu tampilan animasi serta memberikan kenyaman bagi pengunjung yang mendengarkannya
  6. Interaktive link dapat menggunakan button yang berupa teks, simbol, grafik, maupun image, yang berfungsi untuk memudahkan pengunjung dalam menyelusuri suatu website.
Konsep desain
Pada intinya konsep mendesain tampilan website sangat berkaitan dengan desain grafis , dan pada dasarnya mengikut prinsip desain grafis secara umum.  Oleh karena itu alangkah baiknya jika dalam mendesain halaman tampilan website juga memperhatikan prinsip desain.  Prinsip-prinsip desain tersebut adalah:
1.      Komunikatif
Prinsip komunikatif berhubungan dengan corporate identity, isi pesan serta audiens.
2.      Estetis
Fungsi dari estetis ini adalah memberikan suatu keindahan, sehingga lebih  menarik minat pengunjung untuk lebih menggali informasi yang ditawarkan dari suatu website.
3.      Ekonomis
Desain web harus memperhatiakan faktor ekonomis dalam arti ukuran file yang digunakan.  Hal tersebut berkaitan erat dengan kecepatan akses yang ditawarkan suatu website.
Untuk mendapatkan desain yang komunikatif, estetis dan ekonomis hendaknya seorang web designer perlu memperhatikan pedoman-pedoman yang ada untuk membuat tata letak suatu tampilan, yaitu dalam mengatur elemen-elemen layout.  Pedoman yang dimaksud adalah:
1.      Kesatuan
Elemen-elemen layout dari halaman harus ditempatkan sedemikian rupa sehingga merupakan kesatuan informasi pada satu halaman atau beberapa halaman.
2.      Balance
Elemen-elemen layout dari halaman harus ditempatkan sedemikian rupa sehingga terdapat keseimbangan secara keseluruhan.
3.      Kontras
Diperlukan untuk menonjolkan bagian yang dianggap lebih penting dari bagian lainnya.  Kontras dapat dinyatakan dengan membedakan ukuran serta warna dari elemen-elemen layout.
4.      Kontinyuitas
Informasi lebih dimengerti oleh pengguna bila mempunyai aliran-aliran yang baik, sedikit gangguan yang menghambatnya.  Suatu aliran informasi dapat dikatakan kontinyu dan harmonis bila tampilannya mencerminkan kesinambungan dari satu bagian ke bagian lain.  Kontinuitas dapat dibuat dengan membuat halaman-halaman mempunyai gaya, bentuk atau warna yang memberikan pengguna merasakan kesinambunagn dengan halaman lainnya.          
Pembuatan Layout
Bermacam-macam langkah yang digunakan untuk membuat layout dari suatu website. Berikut ini merupakan proses yang secara umum banyak dilakukan dalam pembuatan layout.
  1. Membuat sketsa desain
Seorang desainer bisa saja menuangkan ide dalam pembuatan interface dengan terlebih dahulu membuat sketsa di atas kertas.  Namun untuk kebanyakan orang, langkah ini biasanya dilewatkan dan langsung pada langkah pembuatan layout desain dengan menggunakan software.
  1. Banyak software yang dapat digunakan membuat layout.  Salah satu diantaranya adalah Macromedia, proses ini dikerjakan setelah pembuatan sketsa desain.  Namun terkadang pembuatan layout merupakan proses yang pertama kali dikerjakan.
  2. Membagi gambar menjadi potongan-potongan kecil
Proses ini diperlukan untuk  meng-optimize waktu download.
  1. Membuat animasi
Animasi diperlukan untuk menghidupkan atau menjadikan website lebih interaktif
  1. Membuat HTML
Setelah merapikan layout desain lengkap dengan tombol, image, teks, script HTML, hal yang perlu dilakukan kemudian adalah membuat layout ke dalam format HTML.